Paradox-Paradox terkenal


1. Paradoks Grandfather(kakek)


Paradoks ini bekaitan dengan penjelajahan waktu atau dikenal juga time travel. Jika kamu pergi ke masalalu lalu membunuh kakek anda apakah yang akan terjadi ?. Disinilah paadox dimulai,  jika kamu ke masalalu dan membunuh kakekmu, kamu tidak akan lahir dan jika kamu tidak lahir kakekmu akan tetap hidup, dan jika kakemu hidup kamu akan lahir yang menyebabkan kakekmu akan dibunuh oleh kamu, hal ini akan terus menerus terjadi. Paradoks yang memusingkan bukan.

2. Paradoks Burung Gagak (Crow Paradox)

Paradoks ini di gagas oleh Carl Gustav mengenai warna burung gagak. Paradoks ini mengatakan bahwa:

1. Semua gagak itu hitam.
Jika menggunakan logika saja, maka pernyataan tersebut memiliki kontraposisi, dan kontraposisi tersebut berbunyi;

2. Semua yang tidak hitam bukan gagak.
Dengan menggunakan logika itu, maka dapat diambil pula pertanyaan-pertanyaan yang menggunakan 2 logika sebelumnya:

3. gagak peliharaanku berwarna hitam.

4. Apel (yang berarti bukan gagak) ini berwarna hijau (yang berarti tidak hitam).

Dengan menggunakan logika secara penuh, sebenarnya kedua pernyataan ini tidak dapat dibantah. Dikarenakan jika kita menganggap bahwa ada yang bukan gagak tetapi berwarna hitam, berarti pernyataan satu salah. Tetapi pernyataan 4 membuktikan bahwa yang bukan gagak memang tidak hitam, yang secara logika dapat diterima dan membenarkan pernyataan ke-2, yang merupakan kontraposisi dari pernyataan ke-1 yang secara intuisi adalah benar.

3. Paradoks Tukang Cukur


Pada suatu kerajaan hanya terdapat satu tukang cukur rambut dan di daerah itu terdapat aturan-aturan yang harus ditaati yaitu;

1. Semua warga harus mencukur rambutnya.
2. Semua warga tidak boleh mencukur rambutnya di kerajaan lain.
3. Semua warga harus mencukur rambutnya di tukang cukur.
4. Tukang cukur hanya mencukur orang yang tidak mencukur rambutnya sendiri

Pertanyaannya : Siapa yang mencukur rambut si tukang cukur?

Mengingat aturan kedua, tukang cukur tidak boleh mencukur rambutnya di kerajaan lain. Aturan ketiga mmengatakan bahwa tukang cukur harus mencukurkan rambutnya ke tukang cukur, yaitu dirinya sendiri. Kalau begitu ia telah melanggar aturan ke-4 yaitu hanya mencukur orang yang tidak mencukur rambutnya sendiri. Lalu, siapakah yang mencukur rambut si tukang cukur tersebut?

Komentar

Postingan Populer